Jumat, 13 November 2020

pengangguran kls xi ipa 3 dan 1 jam 3,4 dan 7,8

assalamualaikum shaleh n shalehanya ibu ...materi x ini baca dan pahami,kurang jelas blh mengajukan pertanyaan...tugas x an x ini adalah mencari gambar tentang salah satu jenis pengangguran ...x an kumpul lwt blog nanti akn ibu absensi se x an...ok ttp semangat jangan lupa shlt dhuha...wass 

Pengangguran

Keadaan yang menggambarkan tidak ikut sertanya tenaga kerja yang sebetulnya produktif dalam proses produksi karena jumlah pekerjaan lebih kecil jika dibandingkan dengan tenaga kerja yang tersedia (unemployment).


Pengangguran atau tunakarya (bahasa Inggris: unemployment) adalah istilah untuk orang yang tidak bekerja sama sekali, sedang mencari kerja, bekerja kurang dari dua hari selama seminggu, atau seseorang yang sedang berusaha mendapatkan pekerjaan yang layak.

Apa Itu Pengangguran?

Pengangguran adalah sebutan untuk angkatan kerja (penduduk berumur 15-65 tahun) yang tidak bekerja sama sekali atau sedang mencari pekerjaan. Orang yang tidak sedang mencari kerja contohnya seperti ibu rumah tangga, siswa sekolah SMP, SMA, mahasiswa perguruan tinggi, dan sebagainya yang karena suatu hal tidak/belum membutuhkan pekerjaan. Pengangguran biasanya disebabkan karena jumlah angkatan kerja tidak sebanding dengan jumlah lapangan kerja yang ada.

Jenis-jenis Pengangguran

  1. Pengangguran Terbuka – Pengangguran yang tidak memiliki pekerjaan. Bisa jadi karena belum mendapat pekerjaan atau memang tidak mau bekerja. Pengangguran terbuka disebabkan oleh lapangan kerja yang tidak tersedia, atau tidak adanya kecocokan antara lowongan kerja dan latar belakang pendidikan.
  2. Pengangguran Terselubung – Pengangguran yang terjadi karena tenaga kerja yang tidak bekerja secara optimal/produktivitasnya rendah. Kondisi ini bisa disebabkan karena ketidaksesuaian latar belakang pendidikan, atau pekerjaan tidak sesuai dengan bakat dan kemampuan pekerja.
  3. Pengangguran Siklikal – Kondisi ini terjadi karena adanya perubahan dalam kegiatan perekonomian negara. Mundurnya perekonomian akan mengakibatkan daya beli masyarakat yang juga menurun, sehingga perusahaan akan mengurangi produksi dan memberhentikan karyawannya.
  4. Pengangguran Struktural – Kondisi ini disebabkan oleh adanya perubahan struktur perekonomian yang memerlukan keterampilan-keterampilan baru. Hal tersebut dapat mengakibatkan pencari kerja tidak mampu memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh pembuka lapangan kerja.
  5. Pengangguran Friksional – Kondisi ini terjadi karena adanya kesulitan mempertemukan pihak pencari kerja dengan pihak yang menyediakan lapangan kerja. Hal ini disebabkan karena adanya kendala informasi, waktu ataupun jarak geografis.
  6. Pengangguran Teknologi – Pengangguran ini disebabkan oleh adanya perkembangan teknologi, yang menyebabkan tenaga kerja manusia diganti menjadi mesin. Perusahaan cenderung lebih memilih tenaga mesin dibanding tenaga manusia karena lebih cepat, mudah, dan hemat biaya.
  7. Pengangguran Musiman –  Kondisi ini disebabkan oleh siklus ekonomi yang berfluktuasi karena adanya pergantian musim sehingga pekerja harus menghentikan aktivitas produksi untuk sementara. Biasanya terjadi pada bidang pertanian dan perikanan, seperti petani dan nelayan.
  8. Setengah Pengangguran – Kondisi ini merupakan pekerja yang mempunyai pekerjaan, namum jam kerjanya sedikit, biasanya kurang dari 35 jam dalam seminggu. 

Kamis, 12 November 2020

hukum permintaan dan penawaran kls x ipa 1 jam 3,4

assalamualaikum shaleh n shalehanya ibu...smg x an smua dlm keadaan sehat ya nak...utk materi x ini x an bs lihat blog di bawah ini pahami n baca ...apabila ada yg blm jelas x an blh bertanya...utk absensi ibu lihat di blog ...ok wass...ttp semangat ya nak  

Hukum Permintaan Dan Penawaran Beserta Contohnya - Contoh, Rumus


Hukum Penawaran Dan Permintaan Dan Artikel Hukum Permintaan Dan Penawaran, Hukum Permintaan Dan Penawaran Dalam Ekonomi

hukum penawaran dan permintaan

Hukum permintaan, berbunyi :”jika harga barang naik, maka permintaan akan turun dan jika harga barang turun maka permintaan akan naik”. hukum permintaan dan penawaran beserta contohnya, contoh kasus hukum permintaan, contoh soal hukum permintaan, dan contoh hukum permintaan brainly, contoh hukum permintaan yaitu ketika pulang kampong atau mudik, permintaanpun akan naik.

Pengertian Hukum Penawaran Dan Hukum Penawaran - Hukum Penawaran, berbunyi :”jika harga barang naik, maka penawaran akan naik dan jika harga barang turun maka penawaran akan turun.



contoh permintaan dan penawaran dalam kehidupan sehari-hari
  • Permintaan = ketika pulang kampong atau mudik, permintaanpun akan naik.
  • Penawaran = harga daging biasanya adalah Rp 25.000/ kg, saat menjelang hari raya, daging ini harganya naik menjadi Rp 40.000/kg. Pada saau seperti ini produsen justru akan menyetok persediaan daging. Karena jika menjual banyak, maka untung atau laba yang didapatkan juga lebih maksimal.

Faktor Permintaan Dan Penawaran

  1. Perubahan tingkat pendapatan penduduk
  2. Perubahan jumlah penduduk
  3. Selera penduduk
  4. Faktor lain
  5. Harga subsitusi
  6. Barang substitusi
  7. Arus pendapatan penduduk
  8. Produsennya sendiri
  9. Teknologi

Rumus Permintaan Dan Penawaran

Rumus Permintaan :
Qd = a – b . Pd

Keterangan :
 a & b adalah konstanta dimana b harus bernilai negatif
Pd adalah harga barang yang diminta
Qd adalah jumlah barang yang diminta

Rumus Penawaran :
P - P1   =  Q - Q1                                    
P2 - P1     Q2 - Q1                                     

Keterangan :
P1 = harga awal        Q1 = kuantitas awal
P2 = harga akhir       Q2 = kuantitas akhir

Selasa, 10 November 2020

neraca saldo kelas xii ipa 5 jam 5,6

 assalamualaikum anak shaleh n shaleha smg sll dalam keadaan sehat ya nak...utk materi ibu lihat dan perhatikan serta di catat...catatan di kumpul melalui wa ibu ...absensi di group kls...yg kurang jls blh bertanya melalui wa ibu atu komen blog...oke wass

Cara Membuat Neraca Saldo dengan Mudah

Langkah pertama untuk menafsirkan hasil keuangan bisnis adalah menyiapkan laporan neraca saldo. Pada dasarnya, neraca saldo adalah lembar kerja yang disiapkan secara manual atau diotomatisasikan oleh sistem akuntansi yang mencantumkan semua akun dari Buku Besar pada akhir periode akuntansi (akhir bulan, akhir kuartal atau akhir tahun). Berikut cara membuat neraca saldo.

Neraca Saldo

Neraca saldo adalah pembukuan yang mencerminkan semua saldo kredit dan debit di semua akun buku besar. Salah satu kegunaannya yakni menentukan keakuratan perhitungan akun. 

Ketika jumlah debit dan kredit tidak sama, pasti terdapat kesalahan.

Jadi, jika kedua kolom neraca dihitung, keakuratan akun dapat diyakini oleh si pembuat pembukuan. Hal ini agar memastikan bahwa setiap akun terbebas dari kesalahan dan menetapkan akurasi matematis. Selain itu, juga menilai informasi keuangan bisnis selama periode tertentu. Neraca saldo berada dalam tahapan ke:


Neraca saldo sebagai langkah ketiga dalam proses akuntansi. Pertama, pencatatan transaksi dalam jurnal.Persiapan Membuat Neraca Saldo

Kemudian diposting ke buku besar dan kemudian menyiapkan neraca saldo untuk memverifikasi bahwa total debit sama dengan total kredit. 

  1. Untuk mempersiapkan neraca saldo, dibutuhkan saldo akhir dari semua akun buku besar dan buku kas serta pembukuan bank. Jadi, pertama-tama, setiap akun buku besar harus seimbang. Penyeimbangan yakni perbedaan antara jumlah semua entri debit dan jumlah semua entri kredit.
  2. Kemudian siapkan lembar kerja yang terdiri dari tiga kolom. Satu kolom nama akun, kolom lainnya untuk debit dan kredit.
  3. Isi nama akun dan saldo di ketiga kolom.
  4. Kemudian, totalkan kolom debit dan kredit. Idealnya, keduanya seimbang. 
  5. Setelah membandingkan dan hasilnya sama, maka neraca saldo dapat ditutup. Jika ada perbedaan, coba temukan kesalahan dan perbaiki. 

Aturan dalam Menyusun Neraca Saldo

Beberapa aturan yang perlu diketahui dalam membuat neraca:

1.Saldo akun berikut yang dicatat ke kolom debit neraca saldo

  • Aktiva
  • Akun Biaya
  • Saldo Tunai
  • Saldo Bank
  • Kerugian

2. Dan saldo berikut ditempatkan pada kolom kredit neraca saldo

  • Kewajiban atau Liabilitas
  • Akun Pendapatan
  • Akun Modal
  • Profit

2 Bentuk Utama dalam Membuat Neraca Saldo

Terdapat dua metode umum dalam membuat neraca saldo, yakni:

  • Total Method

Sisi debit dan sisi kredit dari akun Buku Besar dipindahkan. Total sisi debit ditempatkan di kolom debit, begitu juga dengan kredit. Jumlah kolom kredit dan debit dari akun buku besar dipindahkan ke Neraca Saldo. Keduanya harus sama jumlahnya.

  • Balance Method

Hanya saldo semua akun Buku Besar yang ditampilkan dalam Neraca Saldo.

Cara Membuat Neraca Saldo

No. AkunNama AkunDebitKredit
(1)(2)(3)(4)

 

Terdapat dua metode umum dalam membuat neraca saldo, yakni:

  1. Pada kolom nama akun diisi dengan nomor kode akun.
  2. Lalu kolom nama akun diisi dengan nama akun sesuai urutan nomor akun.
  3. Kemudian kolom debet diisi dengan jumlah saldo akun yang bersaldo debit.
  4. Terakhir, kolom kredit diisi dengan jumlah saldo akun yang bersaldo kredit.

Langkah-langkah Menyusun Neraca Saldo

Dalam menyusun neraca saldo, harus memperhatikan bentuk buku besarnya karena penyusunan neraca saldo didasari atas saldo akun yang terdapat dalam buku besar. 

langkah penyusunan neraca saldo yaitu sebagai berikut:

  1. Mencantumkan nama akun dan saldonya.
  2. Menjumlahkan kolom debit dan kredit.
  3. Membuktikan kesamaan kedua kolom( kolom debit dan kolom kredit)

 Contoh penyusunan neraca saldo berdasarkan data keuangan milik Toko Cemerlang pada periode Mei 2020 yaitu sebagai berikut.

Toko Cemerlang

 Neraca Saldo

per 31 Mei 2020

( dalam rupiah )

 

No. KodeNama AkunDebitKredit
111kas28.200.000
112piutang usaha4.100.000
113perlengkapan6.750.000
114sewa dibayar di muka12.000.000
121peralatan18.650.000
122kendaraan22.400.000
211utang usaha 1.500.000
212utang bank10.000.000
311modal55.300.000
312prive1.000.000
411pendapatan jasa30.150.000
421pendapatan sewa30.150.000 
511beban gaji karyawan8.850.000
512beban listrik dan telepon850.000
513beban administrasi dan umum750.000
514beban lain-lain1.050.000
515Beban Iklan850.000
105.450.000105.450.000

 

Keterbatasan Neraca Saldo

Kenyataannya, neraca saldo belum menunjukkan keadaan saldo sesungguhnya karena beberapa keterbatasan yang dimiliki neraca saldo.

Pertama, Neraca saldo hanya menunjukkan transaksi yang sudah tercatat, tetapi di akhir periode, terkadang terdapat sejumlah transaksi. Transaksi ini yang menyebabkan sejumlah akun pada pembukuan. Contoh: Gaji belum dibayarkan, penyusutan aset.

Neraca saldo belum dipakai sebagai dasar menyusun laporan keuangan jika masih terdapat transaksi akrual. 

Kedua, keseimbangan saldo debit dan kredit belum tentu menunjukkan kebenaran karena beberapa hal seperti: ada suatu transaksi tidak tercatat, memasukan jumlah salah pada akun yang benar, memasukan data lebih dari satu kali.

Oleh karena itu, dalam memenuhi kebutuhan pembukuan dan pencatatan bagi bisnis serta perusahaan,

hadirlah Jurnal sebagai software akuntansi yang menghadirkan seluruh proses akuntansi serta pembukuan bisnis secara online, tak terkecuali neraca saldo.

Sebagai software akuntansi, Jurnal menghadirkan format lengkap pembukuan serta pencatatan keuangan sehingga bisnis tidak perlu lagi pusing mengelola data yang banyak dan sering lemburan tiap akhir periode. Belum lagi, jika perpindahan antara satu proses ke proses lainnya mengalami human error, tentu memakan waktu, biaya, dan uang.

Memahami infalsi kls XI S1

 1. Identitas NAMA                 : Lida  Mapel                  : Ekonomi Kelas                     : XI S1 Jam                        : 1...